36. Penyelamatan

1962 Kata

Pesawat yang ditumpangi oleh rombongan Gibran sudah mendarat di Bandara Internasional Changi Singapura. Gibran kembali berusaha menghubungi Liam. Namun, sampai sekarang belum ada jawaban. “Gimana kalau hubungi asistennya, Mas?” saran Daisy. Gibran menggeleng karena ia juga sudah menghubungi Rigar, tapi hasilnya sama tak diangkat. Rigar memang pagi sekali sudah berangkat ke Singapura karena mengingat berita yang ada, ia yakin bosnya itu membutuhkan bantuan. Rigar memang asisten Liam yang khusus di Indonesia. Sedangkan Liam memiliki asisten lain saat bekerja di Singapura. “Ya sudah kita langsung ke kantornya, bukannya tidak terlalu jauh dari sini.” Daisy kembali membuka suara dan mereka menyetujuinya. Saat ini sudah pukul 17.15 waktu Singapura karena pesawat mereka sempat delay kurang le

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN