"Apa lo pikir gue akan menikahi P? Apa lo pikir gue akan menikahi Nasya hanya untuk membantu Nasya yang merupakan sahabat gue? Atau gue ingin balas budi ke Mas Afi? Lo terlalu gampang menilai situasi, walaupun Nasya belum cinta sama gue itu bukan masalah, gue yang cinta sama Nasya dan gue yang gak mau melepaskan Nasya, apa lo keberatan tentang hal itu?" Ulang Azril masih dengan raut wajah yang sama, gue sama Tia yang tadi mendengarkan ucapan Azril dengan tatapan kaget sekaligus gak percaya makin di buat menga-nga dengan penjelasan Azril sekarang, apa Azril serius dengan ucapannya? Atau ini cuma cara Azril untuk membuat Tia menyerah untuk perasaannya? Gue sama sekali gak tahu tapi yang pasti, gue sangat kaget dengan ucapan yang keluar dari mulut Azril sekarang, entah ini sebuah bentuk alasa

