(42)

4546 Kata

"Nasya pilihan Azril sendiri Ma jadi cuma Nasya yang akan menjadi menantu Mama." Ulang Azril terdengar sangat tegas, gue yang mendengarkan ucapan Azril barusan udah diam tertunduk sendiri, semua mata orang-orang yang ada disini udah menatap gue sama Azril dengan tatapan kaget mereka, gak terkecuali Mamanya Azril dan Tia, mereka berdua juga menatap gue sama Azril dengan tatapan gak percaya, gue yang berdiri tepat di balakang Azril masih diam dan belum merespon apapun lagi, gue gak mau berdebat dengan siapapun sekarang, gue gak mau memperkeruh suasana walaupun kenyataannya tatapan yang dilayangkan Mamanya Azril masih sangat menusuk tapi gue belum berani untuk mengomentari apapun, jangankan mengomentari, memberikan penjelasan untuk semua ucapan Mamanya Azril aja gue udah gak bisa, tamparan ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN