(END)

1044 Kata

Selama perjalanan ke rumah sakit gue udah merutuki sikap Mama gue sekarang, gue itu baru aja pulang sebentar ke rumah, dari kemarin gue hanya bisa nunggu Nasya di depan ruangannya dan sekarang Mama malah ngomong kalau Mama mau nemuin Nasya? Apa Mama pikir Mas Afi akan ngebiarin itu? Kemarahan terbesar Mas Afi sekarang adalah Mama jadi Mama mau ngapain dateng kesana lagi? Apa Mama mau nyari ribut sekarang? Disaat keadaan udah sangat terdesak kaya gini? Gue udah gak punya muka untuk ngadepin Mas Afi nanti. Sampai di rumah sakit, gue berlari sekuat tenaga ke ruang inap Nasya dan begitu gue tiba, Mama udah membuka pintu kamar Nasya lebih dulu, seketika tatapan gue hanya tertuju untuk Nasya yang berbaring di atas ranjang sekarang, gue gak ingin menangis tapi melihat Nasya membuka matanya membu

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN