(64)

4443 Kata

"Azril point of view." Dalam hidup, gue hanya dekat seorang perempuan, perempuan yang gue anggap sebagai seorang sahabat, adik bahkan keluarga, perempuan yang selama ini gue jaga, perempuan yang selama ini ingin selalu gue pastikan keadaannya, perempuan yang selalu membuat gue sadar, kalau selain diri gue sendiri, ada hal lain yang jauh lebih berharga, Nasya. Gue masih ingat jelas gimana saat pertama kali Nasya mengulurkan tangannya ke gue, menatap gue sembab seolah dia sedang sangat terluka juga, saat itu gue yang sangat merasa kesepian karena Mama memilih untuk menikah lagi dan Nasya yang baru saja kehilangan orang tuanya beberapa hari yang lalu, itu adalah hari pertemuan kita berdua untuk pertama kalinya. Sampai detik ini gue sendiri masih bertanya-tanya, selama ini gue selalu menola

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN