bc

Menikah dengan CEO Tampan

book_age18+
1
IKUTI
1K
BACA
contract marriage
family
HE
time-travel
love after marriage
age gap
fated
friends to lovers
kickass heroine
stepfather
single mother
drama
sweet
lighthearted
serious
kicking
city
office/work place
childhood crush
like
intro-logo
Uraian

Naila Syauqueena Zahra adalah,gadis desa yang polos,lemah tapi,cerdas.sejak orang tuanya meninggal dunia,hidup Naila yang dulunya gadis manja,dan disayang layaknya seorang princes,kini berubah. Ia tersiksa karena keluarga pamannya sendiri yang tidak menyukainya.Lika -liku kehidupan yang susah,hingga suatu hari ia tak sengaja bertemu dan,tanpa sengaja menarik perhatian Kalandra Kenan Abisatya,seorang pemuda yang sukses dan kejam.Akan tetapi kisah cintanya tak mudah yang di bayangkan karena gak dapat restu oleh orang tua Kenan.Berkat kegigihan Kenan dan,berusaha memperjuangkan Naila sehingga,Kenan bisa menikahinya,meski gak ada restu dari orang tua Kenan.

chap-preview
Pratinjau gratis
BAB 1
Naila memunguti buku-buku yang berserakan di jalanan sambil menahan isak tangisnya.Saat hendak berdiri,tiba-tiba sebuah mobil sport ngerem mendadak dan untungnya Naila gak di tabrak.Naila menyingkir di tepi jalan,Kemudian seorang pria menurunkan kaca mobilny dengan raut wajah datar. " Kalo mau bunuh diri, jangan berhenti di tengah jalan-didepan masi ada jembatan." Ucap pria itu dengan nada dingin "Ma-maaf" Ucap Naila Pria itu langsung berlalu tanpa memperdulikan Naila yang terpaku di tepi jalan. Udah 3 tahun semenjak masuk SMA ia sering kali di bully sama teman sekolahnya.Ditambah keluarga dari pamannya tidak menyukainya,ia kerap kali di jadiiin layaknya pembantu di rumah paman kandungnya sendiri.Naila anak yatim piatu sejak 1SMA,sejak kecil ia tinggal di desa bersama kedua orang tuanya,walaupun hidup dengan sederhana,tapi Naila sangat bersyukur. Hidupnya berubah sejak di tinggal meninggal orang tuanya,ia terpaksa ikut pamannya karena tidak ada keluarga lagi di desa,bibi dan sepupunya terpaksa menerimanya dengan syarat harus jadi,pembantu tanpa di bayar di rumah pamanya sendiri.Pamannnya menyetujui tanpa bisa berbuat apa-apa karena,semua harta dan rumah yang mereka tinggal punya istrinya.Pamannya kerja hanya karwan biasa yang gajinya pas-pasan dan semua gajinya di pegang oleh istrinya.Naila hanya diam dan menerima semua persyaratan yang di ajukan bibinya.Beruntung kecerdasannya yang ia miliki hingga bisa sekolah di sekolah elit dengan menggunakan beasiswa.Dan karena itulah ia di jauhi dan di bully oleh teman sekolahnya. "Kau harus kuat nai,semangat jangan sampai lemah,demi masa depan".Ucapnya dalam hati. Sampainya di rumah naila tidak bisa beristirahat dia harus beres rumah dan tidak lupa juga untuk mengisi perutnya dengan sedikit makanan,karena sebentar lagi bibi sama sepupunya pulang.Tapi baru saja istirahat rini sepupunya datang dan menghinanya. "Enak benar yaa, pulang bukannya beres2 rumah malah duduk manis di kamar." Kata rini "Tapi aku cape rin, aku butuh istirahat dulu lagian aku dh beres2 ko."Ucap naila "Gue ga peduli, sekarang cuciin baju gue,dan jangan lupa kerjain tugas gue.karna sebentar malam gue mau jln2 sama pacar gue."Perintah rini Naila hanya bisa pasrah dan pergi mengambil semua pakaian kotor untuk di cuci, setelah semua cucian dah beres ia sudah gak ada waktu lagi buat istirahat, ia harus masak lagi buat makan malam kalau tidak masak gak ada jatah makan hingga besok. "Akkhhhh lo ngapain diam aaja.."Jerit rini yang berusaha memadamkan api yang kian membesar. Naila kaget dan tersadar karena jeritan Rini. "Heh lo kalo masak jangan ngelamun lihat ni,kalo ga ada gue bisa kebakaran nih rumah" "Ma-maaf rin aku ga sengaja sumpah." Jawab naila sambil menunduk. "Lo tau gak kalo sampe nih rumah kebakaran kamu mau tinggal di mana haa? di kolom jembatan?"Ucap rini dengan kesal. "Ma-maaf kedepannya aku akan lebih berhati-hati lagi" Sukma, bibinya Naila yang baru habis jalan2 dari luar langsung menghampiri mereka karena mendengar ribut2 dari depan. "Ada apa sih rin, suara kamu kedengaran sampai depan tau brisik."Ucap bibi sukma dengan malas. "Ma, liat nih. gara2 gadis kampung ini rumah mau kebakaran" Adunya. "Heh gadis kampung kamu apakan dapur saya? oohh saya tau, jangan2 kamu ada niat mau buat rumah saya kebakaran, iya kan? " Ucap bibi sukma dengan penuh emosi. "Maaf bi, nai ga sengaja" "Ga sengaja kamu bilang??kalo kamu kerjanya bener ga bakalan kek gini.Sebagai hukuman kamu ga ada jatah makan 3 hari ."Kata bibinya. "Tapi bi, nai janji nai ga akan mengulangi lagi bi. " Ucap naila dengan nada memohon. "Saya ga peduli,kalo bukan karna paman kamu,saya ga sudi kamu tinggal di rumah ini. "Kata bibi sukma yang penuh emosi. Di depan rumah Dimas pamanya naila yang baru pulang dari kerja, mendengar kata2 istrinya hanya bisa mengelus d**a dan istigfar. "Udah mah, mungkin nai lagi cape dan butuh istirahat bentar"Ucap Dimas pamannya naila dengan ruat wajah lelah. " Belain terus ponakan mu itu mas" Kata bibi Sukma dengan wajah kesal. "Nai, paman minta maaf ya" Ucap dimas sambil mengelus pundak ponakannya dan pergi menyusul anak dan istrinya. Keesoknya tanpa banyak drama dan tanpa sarapan naila berngkat ke sekolah naik angkot seperti biasa. "Haii naii, loh ko kamu pucat banget?kamu sakit? "Tanya chaca sahabat naila. "Aku ga pp ko, cuman kecapean aja."Jawab naila dengan senyum. "Oh aku tau, pasti kamu begadang lagi kan? buat tugasnya sepupu kamu itu."Tanya vino penuh selidiki. Naila hanya tersenyum, chaca dan vino adalah temn dan sahabat naila sejak mereka masuk SMA. Hanya mereka berdua yang mau berteman dengan naila tanpa memandang status dan latar belakang naila. Padahal chaca dan vino anak dari keluarga kaya di kota itu,chaca dan vino selalu menjadi pelindung naila di sekolah yang kerap kali di bully. Di dalam kelas naila tiba2 pusing dan pandangannya menjadi buram kemudian jatuh pinsan untungnya ada vino dan chaca,dengan sigap vino mengendong tubuh naila dan berlari ke UKS. "Alhamdulillah kamu dah sadar nai, aku sama vino khawatir banget tauu. kamu sebenernya sakit atau kecapean??kamu di jahatin apalagi sama sepupu dan bibimu itu? "Tanya chaca beruntun. " Kamu kek wartawan aja cha, banyak banget pertanyaannya."Kata naila berusaha tersenyum. "Aku lagi serius nai, ko malah senyum"Kata chaca cemberut. "Iya iya maaf, aku cmn becanda koko,kamu kan dah tau sepupu sama bibi ku orangnya gimana.. " Kata naila sambil menghela napas perlahan. "Udahlah cha, nai baru sadar biarin dia istirahat dulu" Kata vino yang dari tadi hanya diam. "Lagian aku kesel sama dia, dari dulu aku suru keluar aja dari rumah itu, biar tinggalnya bareng aku, padahal orang tua aku tuh dah nganggap kamu tuh anak mereka,dan udah setuju biar aku ada temen di rumah." Cerocos chaca yang panjang lebar. "Iya maaf tapi, aku ga mau ngerepotin orang tua kamu cha"Kata nai. " Udah jangan di omelin dulu cha.nih makan dulu nai aku dah beliin kamu makanan, aku tau ko kamu belum sarapan pagi makannya, kamu lemas dan pingsan tadi di kelas."Ucap vino "Makasih ya vin,kalian berdua selalu jadi teman dan sahabat terbaikku selama ini,dan ga peduli status dan latar belakang ku.Padahal masi banyak teman di luar sana yang layak jadi sahabat kalian."Kata naila "Makan dulu ihh,, sahabatan gak mengukur kaya atau miskin, kalo orangnya baik kenapa gak. ya kan cha? "Kata vino. Setelah makan naila merasa cukup kuat untuk jalan dan kembali ke kelas bersama chaca dan vino. Pulang sekolah rutinitas naila seperti biasa beres2 rumah agar gak di marahin lagi sama bibinya. setelah semuanya udah beres dia bergegas kekamar dia seakan-akan gak ada waktu istirahat, seperti sekarang dia harus lanjut belajar agar nilainya bagus dan beasiswa nya gak di cabut.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Gadis Tengil Milik Dosen Tampan

read
8.1K
bc

(Bukan) Istri Simpanan

read
52.8K
bc

After We Met

read
188.5K
bc

Menyala Istri Sah!

read
2.0K
bc

Godaan Hasrat Keponakan Istri

read
15.5K
bc

Lagi! Jangan Berhenti, Om!

read
13.5K
bc

Unchosen Wife

read
6.4K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook