Kedatangan Lucca yang menyelamatkannya di manapun dia berada menyadarkan Abigail akan suatu hal yang seharusnya sudah lama dia sadari. Sejak memutuskan rela mengikuti lelaki yang bengis di depan musuh-musuhnya agar tidak merasa bersalah terhadap keluarga Riley, hidupnya tidak bisa lagi disebut normal. Kakinya sendiri yang melangkah masuk ke dalam dunia yang sama sekali asing, hanya ada pertikaian dan pertumpahan darah untuk mempertahankan eksistensi. Abigail lambat menyadari jika dia tidak bisa keluar dari lingkaran itu, betapapun inginnya dia lepas. Terlebih lagi dia telah ditandai sebagai istri seorang lelaki yang seumur hidupnya bergelut dengan dunia itu. Sikap posesif Lucca hanyalah sebentuk perlindungan yang dia jaminkan pada Abigail sejak berikrar akan setia sehidup semati di depan

