Abigail sama sekali tidak pernah membayangkan jika dia sendirilah yang akhirnya berada dalam situasi seperti saat ini. Diculik para pelaku perdagangan manusia untuk diperjualbelikan seperti barang dagangan. Bisa dipastikan kalau dia akan dijual ke rumah-rumah prostitusi untuk melakukan pekerjaan kotor sebagai b***k seks. Pemikiran itu seketika membuat seluruh tubuhnya membeku, bergidik ngeri dan buru-buru mengenyahkan bayangan menakutkan yang sempat terlintas dalam kepalanya. Lepas dari suami posesif malah berakhir di tempat yang terburuk. Bukan kebebasan yang di dapat melainkan bencana. Entah i***t atau bodoh, julukan yang pantas untuknya saat ini. Yang terpenting sekarang, dia harus tenang dan berfikir logis mengambil setiap kesempatan yang ada untuk melarikan diri. Meringkuk di bela

