Rujuk

2038 Kata

*Membaca Al-Qur'an lebih utama* Suasana kediaman Kusuma terasa menegangkan sekarang. Semua orang memilih diam sampai akhirnya Kusuma angkat bicara guna memastikan kedatangan keluarga besannya, meskipun ia sudah tau maksud kedatangan itu secara tidak langsung. "Maaf sebelumnya, ibu Dengan keluarga ada apa datang ke kediaman saya?" Tanya Kusuma dengan sopan, meskipun rasa emosi langsung naik ketika melihat sosok laki-laki yang kemarin berhasil membuat Putri nya menangis tersedu-sedu. Ibu Aji menghela nafas sejenak. Ia perlu menyiapkan kata-kata yang benar ,agar tidak menimbulkan masalah nantinya. Di saat-saat seperti ini, ia merindukan sosok suami yang biasanya langsung mengambil alih keadaan. Jika boleh jujur ia sebenarnya tidak kuat menanggung masalah yang diciptakan anaknya. Hanya s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN