*Membaca Alquran lebih utama* Aji saat ini tengah duduk di kursi yang tersedia di depan rumah orang tuanya. Sambil memantau kedua putranya yang asyik bermain dengan sang kakek. "Abang, ayo mandi dulu yok. Bunda udah bangun loh." Suara sang ibu membuat Aji melihat ke arah perempuan yang telah melahirkannya itu. "Aji, itu istri kamu udah bangun, samperin gih." Lanjut ibu aji yang melihat anaknya hanya terdiam. Bukannya megangguk, aji malah menggeleng menolak usulan ibunya. "Biar aja, Bu. Kan ada ayahnya." Sontak jawaban Aji membuat ibunya melotot terkejut. Ada apa dengan anaknya? Kenapa menjadi acuh begitu dengan sang istri? "Gak baik kayak gitu, sana samperin." Dengan terpaksa Aji berdiri dan mengikuti perintah sang ibu. Tanpa banyak kata, aji berjalan ke arah kamar tempat istri

