*Membaca Alquran lebih utama* Rumah Aji tampak ramai oleh sanak saudara yabg sengaja Aji undang dadakan dalam merayakan hari anniversary mereka. Ada banyak tawa dan canda di sana. Bahkan Agil yang sedari tadi termenung mulai ikut bergabung tertawa bersama. Tugas para lelaki sekarang adalah bakar membakar. Sedangkan para wanita tengah asyik bergosip ria membahas hal yang sudah menjadi trending news. "Gimana? Udah ada titik terang?" Tanya aji, pasalnya tadi agil sengaja pulang cepat karena ingin menemui pesuruh ayahnya yang ditugaskan mencari Anggita. Agil menggeleng lesu, matanya masih fokus membakar jagung. "Belum ada info, katanya nunggu malam ini pasti ada. Mereka mau mastikan dulu." "Berarti udah tau di mana Anggita?" "Mudah-mudahan aja udah ada. Sumpah gue udah mulai capek.

