Hari tanpa Dita Lagi

1467 Kata

*Membaca Al-Qur'an lebih utama* Aji membangunkan kedua anaknya dengan pelan, hari ini akan dimulai dengan keadaan tanpa sang istri. Ia sudah mulai terbiasa, dan seharusnya kedua anak nya juga terbiasa akan hal ini. "Abang, Abang Bangun, Nak." Aji menggoyangkan tubuh Rasya dengan pelan. "Adek, adek!" Tak lama Maya kedua putranya terbuka dengan mengerjap pelan. "Ayah, bunda udah pulang?" Aji menghela nafas pelan. Ia mengelus pelan rambut anaknya mencoba menjelaskan yang sebenarnya terjadi. "Bunda lama ke Bali. Jadi adek sama Abang kan punya ayah, jadi hari ini sama ayah dulu yah?" "Tapi adek mau sama bunda." Rengek Arsya yang sudah memulai sifat manjanya. Aji berusaha memutar otak untuk mencari alasan yang tepat untuk memberitahukan kepada Arsya yang sebenarnya. Di saat seper

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN