BAB 41

1200 Kata

Suara alat makan yang saling beradu memenuhi ruangan itu. Tidak ada yang bersuara, setiap orang fokus pada makanan di depannya. Setelah beberapa saat, seorang wanita paruh baya bangkit dan berjalan menuju lemari pendingin. Tak lama ia kembali membawa sebuah mangkuk besar berisi salad buah. "Wiiih!" pekik Vio senang. Ibunya kemudian membantu mengambilkan salad itu. Tak lupa ia juga mengambilkan untuk putranya. "Makasih, Ma!" ucap Vio lagi. Rima tersenyum dan mengangguk, kemudian membereskan piring kotor dan membawanya ke tempat cucian piring. "Sayang, kemarin tante Yuli dateng ke sini," ucap Rima sekembalinya dari dapur. "Terus?" tanya Vio yang masih asyik memakan saladnya. "Dia nawarin kamu bimbel bareng Iyan." Gadis itu menoleh seketika, kemudian langsung meraih air minumnya. Set

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN