"Akhirnyaaaaa!" gadis itu merenggangkan tangannya. "Kita mampir dulu ke kedai mie ayam ya! Itung-itung perayaan aja," ucap Hesya sembari menatap Vio. Yang ditatap mengangguk setuju. "Eh Yan! Kita ke kedai dulu abis ini!" Iyan menoleh pada Vio. Keningnya berkerut. "Kedai mie ayam?" "Iyalah! Emang kedai apa lagi yang sering kita datengin!" Vio memutar bola matanya. "Oh oke!" Hari ini adalah hari terakhir mereka ujian. Mereka memutuskan untuk pergi ke kedai mie ayam sebelum pulang sebagai perayaan berakhirnya ujian. Setelah membereskan barang-barangnya, mereka segera pergi dari sekolah. Seperti biasa, mereka mencari tempat duduk di pojokan. Untung saja masih ada tempat yang kosong. Vio mengangkat tangannya, dan tak lama muncul pemilik kedai itu. "Eh neng Vio, denger-denger di

