BAB 27

1003 Kata

Gadis itu terbaring lemah di atas tempat tidurnya. Matanya terpejam dengan mulut yang sedikit terbuka untuk mengeluarkan hawa panas di tubuhnya. Rima membuka pintu kamar Vio dengan pelan dan masuk bersama seorang pemuda yang tak lain adalah Iyan. "Sayang? Bangun dulu yuk, kamu harus makan terus minum obat, ini udah siang lho," bisik Rima di telinga anaknya. Vio membuka matanya sedikit, ia menatap langit-lagit kamar kemudian beralih menatap mamanya. "Nanti aja ma," ucapnya lemas. Ia kembali menarik selimutnya hingga menutupi kepala. "Ini Iyan dateng lho bawain kamu bubur," gadis itu kembali menurunkan selimutnya dan langsung membuka mata lebar. Matanya mencari-cari keberadaan pemuda itu, rupanya Iyan berdiri tak jauh dari mamanya sembari memegang sesuatu. "Makan ya, kasian di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN