Paolo merangkul bahu Dennise di depan semuanya. Wajah Dennise jadi terlihat tegang. "Pergi dan lakukan tugasmu, Son!" ucap Paulo. Dennise mengangguk dan menelan salivanya dengan gugup. Jika melawan sang ayah ia cukup berani, tapi tidak ketika ia menghadapi Paolo. Dennise berjalan dan membelah kerumunan yang ada di hadapannya. Sementara, semua mata memandang Dennise hingga pria itu menghilang di kegelapan. Dennise mempercepat langkahnya, tujuannya sekarang hanya satu, menyelesaikan urusannya dengan Terry sebelum ia membantu Natalie. Dennise berlari dengan cepat, ia tidak ingin membuang waktu sedikit pun. Malam masih panjang, bulan juga tidak muncul, ini adalah saat yang tepat untuk melepaskan Terry dari pengaruh sihir Rachel. Dennise baru berlari beberapa mil dari pemukimannya, ketika

