Hari ini Pemandangan Tidak biasa di Lobby kantor.
Riuh suara orang Dewasa dan Anak-anak bersahutan.
Yups..Hari ini kita akan Bertamasya Ke salah satu Daerah di Jawa Barat. Entah kenapa Aku sangat bersemangat, Padahal ini buka kali pertama pergi Tamasya.
Aku seperti Bocah taman kanak-kanak yang pertama kali Pergi..Sangat bersemangat. Mungkin bawaan Bayiku.
Entahlah..
Perjalanan menggunakan Bus, Entah berapa Bus yang berangkat karena karyawan dikantorku cukup banyak.
Aku duduk bersama Lia, Dia masih gadis maka Dia akan satu kamar denganku.
Perjalanan berjam-jam dan sedikit macet memang membuat tubuhku kurang nyaman, Kehamilanku membuat tubuhku cepat pegal dan lelah
Aku berharap Gathering kali ini membuatku sedikit terhibur.
Tak lama Aku tertidur..
"Mba Emil..Mba.."
Suara Lia membangunkanku.
Gadis hitam manis berkerudung tersenyum padaku saat mataku terbuka.
"Mba Hayu turun..Udah sampe Villa"
Ajak Lia Kepadaku.
Aku masih mengumpulkan kesadaran setelah beberapa jam tertidur.
"Akh..Iya..Iya..maaf Aku tertidur"
Jawabku terburu-buru sambil menggosok Jari di kedua mataku.
Kami turun dan langsung untuk kumpul di gedung seperti Tempat pertemuan atau Acara yang membutuhkan tempat yang besar.
"Ayo semua ambil kunci di Resepsionis sesuai no urut Absen ya dan nanti Jam 12 siang kembali ke Ruang Serba guna untuk makan siang .." Teriak Bu Mala.
Bu Mala terlihat sangat sibuk mengatur kami semua.
Aku yang kelelahan karena duduk berjam-jam langsung ke Kamar.
Dilihat dari kunci no 20.
Aku langsung ganti baju dan merebahkan diri di kasur King Size. Dilihat kamar cukup luas dengan Fasilitas hotel bintang 2, Tapi kenapa hanya Aku sendiri dikamar ini padahal Aku akan sekamar dengan Lia, kenapa belum datang ke kakamar ini. Mungkin Dia akan menyusul.
Ah..Sudahlah..Yang terpenting Aku bisa meluruskan punggung yang mulai pegal.
Aku terbangun ternyata sudah Pukul 12.30, Lia tetap tidak terlihat dikamar ini. Kemana Dia..?!
Aku langsung beranjak dari kasur untuk mandi, Kasihan Bayi dalam perutku seperti nya lapar.
Aku menuju Restoran di Villa dengan Dekorasi ala Rumah-rumah di Desa dengan Dingding bambu dan Atap Rumbia.
"Lia" Terlihat Lia sedang membawa makanan di piring.
"Eh Mba.. Sini"
"Aku Ambil makan dulu"
Aku langsung ke Meja Prasmanan mengambil piring dan mengisi Nasi dan Lauk secukupnya.
Aku duduk berhadapan dengan Lia.
"Kok kamu gak kekamar-kamar sih Lia..?" Tanyaku heran.
"Loh..Aku kan gak jadi sekamar sama Mba Emil" Jawabnya sambil terus mengunyah.
"Oh..Ya..Aku kok gak tahu..Sih.." Jawabku terkejut.
"Pas di Resepsionis nama Aku tertera sekamar sama yang Lain Mba..Ya Udah Aku ikut aja dech.."
"Oh begitu..Terus Aku sendirian Dong " Aku sedikit kecewa karena pasti gak ada temen ngobrol di kamar.
Setelah berbincang ringan, Ada masuk di WA grup kantor kalau kita harus kumpul di ruang serbaguna yang nggak jauh dari Restoran dekat kita makan sekarang.
Sekarang semua berkumpul di Ruangan serbaguna,Terlihat ada panggung kecil berisi alat musik. Seperti nya akan ada acara hiburan.
"Ayo semua silahkan duduk" Terdengar suara Pak Adis staff dikantor sepertinya menjadi pembawa acara kali ini.
Aku Duduk di bagian paling depan, Tak lama datang William dengan istrinya memakai terusan dan terlihat perutnya yang membuncit persis Diriku sekarang yang hamil 6 Bulan.
Ada perasaan tidak nyaman entah dimana melihat orang yang menghamiliku bersama wanita lain.
Cemburu..Entahlah tapi Aku merasa ingin beranjak dari tempat ini.
"Selamat siang semuanya" Suara William mulai terdengar di pengeras suaranya.
"Selamat Siang Pak.." Jawab kami serentak.
"Terimakasih untuk Bapak Ibu semua berkenan ikut Gathering karyawan kali ini, Silahkan nikmati Liburan kalian saat ini sebagai penghargaan untuk kalian yang bekerja keras untuk perusahaan selama beberapa bulan ini, Saya ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya"
William mengakhiri sambutannya dan Aku Melihat Dia merangkul Istrinya turun dari panggung menuju ruangan VIP yang di sediakan.
Tiba-tiba Aku merasa tidak nyaman perut, Mual dan sedikit begah.
"Lia Aku ijin ke kamar ya.." Aku pamit ke Lia.
"Eh..Mba..Kenapa?" tanya nya bingung.
"Biasa pegel Kaki" Alasanku.
"Oh.."Lia mengangguk seperti mengerti ucapanku.
Aku langsung menuju ke kamar dan merebahkan diri di kasur sambil melihat media sosial di Handphoneku.
Tak lama ada suara ketukan di pintu.
"Siapa..? Tapi tidak ada jawaban.
Aku langsung membuka pintu dan ternyata.
"Pak William???"