Semenjak William menemuiku seminggu yang lalu secara tak sengaja di Restoran siap saji, Sejak itu Dia tak pernah datang ke Apartemenku atau menanyakan keadaanku lewat chat.
Aku kembali bekerja, Aku kembali ke bagian pemasaran tapi hanya sebagai Admin yang Sehari-hari mengurusi surat-surat,email,tagihan dan lain nya.
Tapi ini lebih baik dari pada bekerja sebagai Asisten William.
Selama seminggu ini Aku bagai gadis lajang, Tapi perutku yang mulai menonjol membuatku sadar Aku wanita hamil.
Beberapa Orang menyadari Aku sudah hamil, Kadang bertanya kepadaku. Tapi mereka tidak tau bos besar mereka yang menghamiliku.
Saat jam makan siang, Aku lebih sering makan makanan di Kantin kantor dengan menu sederhana. Bayi di dalam kandunganku sudah mulai bisa berdamai, Jarang mual saat pagi hari dan mau makan segala jenis masakan kecuali Masakan Berkuah santan.
Hari berganti, William tak pernah menemuiku. Dia seperti ditelan bumi, Dia kadang ke kantor tapi kami beda ruangan jadi untuk bertemu sangat mustahil apalagi dia di lantai teratas dan Aku di lantai 2. Aku kadang merasa dijauhi atau di sebut di buang oleh William. Dia mungkin marah padaku. Hanya Dua minggu sekali Dia mentrasfer sejumlah uang yang cukup banyak untuk biaya hidupku sendiri.
Kudengar Ada Gathering karyawan keluar kota, Aku bingung memikirkan apa ikut atau tidak. Karena usia kehamilan yang hampir enam bulan membuat Aku ragu untuk bepergian jauh.
Karena Aku ingin berlibur maka Aku putuskan ikut Gathering karyawan dikantorku.
Saat Aku bekerja dengan memainkan jari dipapan keybord Suara intruksi Bu Mala di depan meja terdengar.
"Semua tolong dengarkan Ya..Untuk jadwal Gathering Karyawan saya kirim lewat WA grup tolong dibaca dengan seksama, kita kumpul di halaman kantor sabtu jam 7 pagi.Ingat jangan terlambat"
" Baik Bu Mala" Ucap kami serentak.
"Hai Mil.." Riri memanggilku.
"Apa" Aku menyahut tanpa memperhatikan wajah Riri yang satu kubikel denganku.
"Kamu ikutkan?? Ajak suami ya"
Perkataan Riri membuatku terdiam, Bingung mau menjawab apa.
"Dia tugas keluar negeri" jawabku Asal.
"Ya..gak jadi liat suami mu lagi dech.." Terdengar suara kecewa Riri.
Tak lama muncul notifikasi WA.
From William:
"Aku tidak mengijinkanmu ikut Gathering karyawan, Kamu hamil besar. Tidak baik bepergian jauh"
"Ternyata masih Hidup ini orang" bathinku.
Entah sengaja agar William kesal atau memang Aku ingin ikut,Tapi Aku putuskan mengikuti Gathering karyawan ini.
Aku harap Bayi ini senang ikut berlibur dengan Ibunya.
TBC..