Beberapa orang akan pergi dari hidupmu, tapi itu bukan akhir dari ceritamu. Itu cuma akhir dari bagian mereka di ceritamu. Faraaz Kazi. . "Jangan egois untuk memaksa anak berusia empat tahun untuk mengerti masalah orang dewasa!" Mas Bilal berucap penuh penekanan. Mataku membeliak lebar, bersamaan dengan hati yang tiba-tiba terasa perih. Sementara tatapan Mas Erga tampak tidak terima yang kutahu dari lirikan sekilas. Keduanya seperti sedang melakukan perang mata satu sama lain. "Ma, Afra boleh main sama Om Ganteng, ya?" tanya Afra dengan tatapan yang siap menembus manik mataku. "Iya, Sayang. Boleh." Afra segera mendekat ke pinggiran Gazebo dan merentangkan kedua tangannya pada Mas Bilal. Beberapa detik kemudian, gadis kecil itu sudah berada dalam gendongan laki-laki yang akhir-akh

