Karena itu bukan cinta, saat air matamu terus mengalir tanpa henti karenanya. Saat kamu lebih sering disalahkan, saat batinmu sering terluka, saat dirimu merasa rendah tiap kali mendengar tetiap kalimat yang keluar dari bibirnya. Cinta tidak seperti itu, cinta tidak akan menjadikan yang dicintainya nomor ke sekian. . Tapi, tunggu dulu, kenapa mempelai prianya sangat mirip Mas Romi, suami Kak Santi. "Itu bukannya suami kakak ipar kamu?" Pesan baru dari Halima. Detak jantungku mengencang seketika. Bukan prihatin, lebih tepatnya tidak habis pikir sekaligus penasaran. Bagaimana Mas Romi bisa mengkhianati Kak Santi. Padahal, dulu saat Kak Santi ketahuan menjalin hubungan dengan suami orang, Mas Romi tidak sampai meninggalkannya. Tak hanya aku, orang-orang yang mengetahui kasus tersebu

