Akhirnya aku tetap memberi tahu Bora perihal Helen. Bukannya aku nggak bisa jaga rahasia, tapi Bora bukan tipe orang yang mudah menyerah dalam menggali informasi. Dan aku bukan tipe orang yang biasa berbohong untuk menutupi sesuatu. "Terus, Helen masih di rumah lo, Al?" Aku cuma bisa mengangguk. "Sebenarnya gue khawatir. Tapi denger cerita lo, jadi ragu pengen ikutan pulang ama lo." Langsung saja kumelirik tajam ke arah Bora, "Ngapain lo pengen ikut gue pulang?" Aku nggak ikhlas pokoknya berbagi ketampanan Mas bejo di rumah. "Yaela. Biasa aja lihatnya, jangan sambil nikung gitu. Ntar matanya lari, lho." Saat ini Bora masih menemaniku menunggu Mas Bejo di parkiran. Sambil menjadi detektif untuk kasus Helen. "Pak Bejo mana, sih? Lama amat." Bora celingukan yang pastinya sedang menca

