Sindiran keras

1070 Kata

“Dokter Evelyn ... aku kira siapa.” Viona langsung bergegas menghampiri Dokter Evelyn yang berdiri di depan pintu sambil tersenyum ke arahnya. Mereka berpelukan dan bercipika-cipiki. Lalu Viona mengajaknya untuk duduk ke sofa ruang keluarga. Raka pun terabaikan. Jangankan diajak berbicara oleh istrinya, dilirik saja tidak. Namun ia tidak mau mengambil pusing, karena ia merasa tidak ada masalah apa-apa dengan istrinya. Kemudian Raka pergi ke dapur untuk mengambilkan minuman dan juga camilan. Dari dapur ia bisa melihat istrinya yang sedang berbincang-bincang dengan Dokter Evelyn. Sementara itu, Shafa yang duduk di bean bag saat ini sedang menatapnya dengan tatapan yang tak biasa. Hingga membuat dirinya langsung mengerutkan keningnya bingung. “Di minum dulu, Lyn, airnya.” Raka meletak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN