Gelisah

1108 Kata

“Bisa?” tanya Shafa. Semua teman-temannya saat ini sedang mengerubungi Farhan yang berjuang melacak nomor tersebut lewat laptopnya. Sementara itu, Viona hanya bisa melihatnya dari kejauhan dengan tubuh yang lemas dan juga hati yang sangat cemas. “Tenang, Vi. Kalau misalnya pesan ini ada kaitannya sama kasus yang lagi rame sekarang, kita bakal bantu tuntasin masalahnya. Kalau perlu, kita cari orang itu sampai ketemu, terus kita obrak-abrik ginjalnya,” cerocos Samuel. “Kira-kira apa ya, tujuan Pak Dendi nyolong duit Kampus?” tanya Kania. Mereka berdua tidak ikut mengerubungi Farhan, karena kasihan pada Viona yang duduk sendirian dengan wajah yang gelisah. “Kalau dikaitkan sama pesan tadi, kayaknya tujuannya itu balas dendam,” jawab Samuel. “Balas dendam perkara apa? Emang dia pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN