Tangisan kekecewaan

1089 Kata

“Tinggalin aja. Ngapain lo bertahan sama b******n kayak dia,” ujar Angga mengompori. Sementara itu, Shafa hanya terdiam melamun sambil mengusap punggung Viona yang bergetar karena menangis sesenggukan. Kalau tidak banyak orang di sini, mungkin Shafa ikut menangis juga. Siapa sih yang tega, melihat sahabatnya diperlakukan seperti ini oleh orang yang tidak bertanggung jawab? Kali ini Shafa tidak akan tinggal diam lagi. Dia akan memberanikan diri untuk melabrak Dosen biadabnya itu. “Dari dulu, Raka itu emang pengecut. Dia pacaran sama Esther juga hasil ngerebut dari gue. Gue sama Esther dulu hampir pacaran. Tapi karena ada cewek yang ngejar gue selama bertahun-tahun, si Raka ini tiba-tiba sok jadi pahlawan. Nasihatin gue panjang lebar biar gue mau nerima cewek itu, terus nyuruh gue buat j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN