Curahan hati Viona

1094 Kata

Raka menghela napasnya dengan mata yang terpejam. Ia kemudian bergegas memasuki mobilnya dan mengejar mobil yang ditumpangi oleh Viona, sebelum mobil itu tak terlihat lagi. Selama diperjalanan, Raka terus-terusan menghela napasnya sambil memukul setir mobilnya berkali-kali. Ya siapa sih yang menyangka? Setelah bersenang-senang dengan istrinya, tiba-tiba dihadapkan dengan permasalahan seperti ini. Sudah kepalanya pusing memikirkan permasalahan keluarga, ditambah lagi harus memikirkan permasalahan dengan istrinya. Drrt ... drrt ... drrt. Di saat kepalanya sedang pusing-pusingnya, tiba-tiba Dokter yang merawat Esther meneleponnya. Lagi-lagi Raka menghela napasnya. Mau tidak mau, ia harus mengangkatnya. “Iya, Ngga?” ucapnya dengan suara lemas. Ya, Angga adalah temannya sekaligus D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN