Yogyakarta 06.30 Viona baru saja selesai mandi, dan saat ini ia sedang duduk di depan meja rias untuk memakai perawatan tubuh dan wajahnya. Semua keluarganya sudah bangun sejak subuh tadi, dan saat ini mereka sedang berkumpul di dapur untuk memasak bersama. Cuaca tadi malam membuatnya bisa tidur dengan sangat nyenyak karena hujan turun dengan begitu deras. Karena di rumah neneknya hanya ada tiga kamar tidur, jadi Arvin dan ayahnya tadi malam tidur di ruang keluarga. Sedangkan mamanya ikut dia tidur di kamarnya. “Mbak Vio, dipanggil Bulek.” Ica ─adik sepupunya, memanggil dirinya ke kamar. Sedangkan ia yang masih sibuk memakai skincare pun hanya mengangguk-anggukkan kepalanya. “Tar dulu,” balasnya. Ketika sudah selesai dan hendak berdiri, tiba-tiba ponselnya berdering. Viona meli

