Sudah Shafa duga, ia pasti akan digoda habis-habisan oleh Viona. Orang seperti Viona mana mungkin bisa diam saat tahu sahabatnya sedang dekat dengan teman baiknya juga. Apalagi dia juga sempat memprediksi hubungannya dengan Samuel beberapa bulan yang lalu, jadi langsung berasa seperti Peramal saja. Seperti saat ini, bahkan ketika sedang di kelas sekalipun, wanita itu masih saja menggodanya. Untung teman-temannya tidak peka. “Diem, Vi! Gue patahin tulang leher lo kalau masih ngomong aja,” geram Shafa. Membuat Viona langsung tertawa terbahak-bahak. “Tumben Samuel gak nyamperin kita,” bisik Viona pada Sinar. “Kayaknya malu,” balas Sinar. “Gue panggil ah,” ujar Viona. Lalu ketika Samuel berdiri dari duduknya dan hendak berjalan pergi, Viona langsung memanggilnya. “Om Samuel, kata

