RADEN CAFE

1064 Kata

"Kalau aku ternyata ... beneran hamil gimana? Mas masih mau nerima?" Reza terdiam mendengar ucapan wanitanya. Naya berkata dengan nada yang begitu bergetar. Menerima? Reza tak merasa ia bisa menerima dengan baik, hatinya tidak rela. Pandangan wanita itu kian menanti jawaban setelah keberaniannya mengungkapkan. “Aku belum ke dokter buat mastiin, tapi jika itu benar terjadi, mas … apa baik-baik saja?” Ingatannya beralih dimana Dafid menjelaskan kondisi Naya. Putus asa, hingga enggan untuk melanjutkan hidup, itu yang Dafid dapatkan dari Adelia yang terus ketakutan karena khawatir Naya akan nekat. “Aku … aku akan menjadi seorang ayah kalau begitu,” balasnya dengan ukiran senyum yang dipaksakannya, sulit menerima namun lebih sulit lagi jika ia harus kehilangan wanitanya. “Orang tua kita jug

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN