Bab 11

1648 Kata

“Alana ....” Suara itu menyapaku lembut. “Darwin ....” “Wah, akhirnya aku bisa juga bertemu owner Kafe Jingga.” “Kamu tau ini kafe aku?” “Ya, aku tau Kamu dan Nafisa adalah pemilik kafe ini. Kamu tau nggak, aku adalah pelanggan setia di kafe ini. Coba deh kamu tanya karyawan di sini, mereka semua mengenalku. Pelanggan tetap yang punya niat terselubung untuk bertemu pemilik kafe ini, dan ternyata setelah sekian lama jadi pelanggan, malam ini aku benar-benar bertemu dengannya.” Aku berusaha mengabaikan ucapan Darwin. “Nafisa tau kamu sering ke sini?” tanyaku. “Taulah. Nafisa bahkan sering memberiku diskon jika kebetulan dia lagi berkunjung ke sini. Kuharap pemilik kafe yang ada di hadapanku sekarang juga sudi memberi harga khusus padaku malam ini.” “Kenapa Nafisa nggak pernah cerita?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN