[28] Don’t Go

1558 Kata

Perasaan ibarat lonceng. Ketika angin berembus pelan saja, ia akan goyang dan timbullah suara khas itu. Seperti serbuk sari pada bunga yang tertiup angin, maka ia akan menyebar bersama partikel lain di udara. Hal-hal kecil seperti angin yang tiada tampak rupanya ternyata berpengaruh besar terhadap suatu perubahan. Begitu juga yang terjadi di dalam hati Cetita Maharani. Perhatian demi perhatian yang dia dapatkan mampu geliatkan rasa yang dulu padam. Atau mungkin ia saja yang bersikeras mengatakan bahwa cinta itu sudah hilang padahal masih ada. Hanya saja perasaan itu tersimpan rapi dalam suatu kotak. Setelah pemegang kuncinya kembali, maka penutupnya akan terbuka. Bangun pagi ini, Tita tidak langsung ke kamar mandi. Ia duduk di sisi Tala untuk memperhatikan wajah lelaki itu. Suaminya tidu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN