[29] Kamu Di Mana?

1537 Kata

Syerin masuk ke taksi biru yang telah membukakan pintu di luar restoran. Ia menyandarkan punggungnya pada jok belakang. ”Ke mana, Kak?” tanya supir dengan intonasi pelan takut menambah sedih penumpangnya. Perempuan itu tidak mendengar pertanyaan tersebut. Karena taksi tidak jalan-jalan, ia pun melihat ke depan dan mendapati wajah bertanya dari supir. ”Dipo,” jawab Syerin setelah agak lama. Mobil berjalan pelan ke arah Diponegoro bersama antrean kendaraan lain di jalan. Perjalanan yang harusnya singkat menjadi panjang. ”Kakaknya masih muda, cantik lagi, kenapa ada yang jahati, ya?” tanya supir itu coba menghilangkan rasa penasarannya. Syukur-syukur dijawab. Syerin yang emosinya masih buruk, langsung mengumpati lelaki yang sudah menusuk hatinya dengan bilah bambu itu. Supir saja tahu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN