Episode - 72

2076 Kata

Gadis kecil berambut panjang dengan sedikit ikal gantung di rambutnya yang berwarna hitam legam itu, berlari mengelilingi ayunan. Gadis yang akrab dipanggil Rere itu tak henti-hentinya tertawa lepas sambil terus mengejar pria dewasa yang tak lain dan tak bukan adalah Ayahnya. ”Ayah... Rere capek, berhenti larinya.” keluh Rere dengan suara imut gadis seumurannya. “Gimana sih? Kok princess bisa capek? Katanya mau main kejar-kejaran sama ayah. Ayo dong, kejar ayahnya lagi!” Rere menggeleng, dia mengerucutkan bibirnya yang berwarna merah muda. Dia menjatuhkan bokongnya diatas rerumputan yang sedikit menusuk sebenarnya, tapi dia suka duduk di rumput seperti ini. “Tapi, Rere capek ayah. Lagian, harusnya ayah tuh datangnya pagi supaya kita lari-lari nya pagi. Bukan sore, kan panas ayah...”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN