Episode - 44

1551 Kata

Reina mengerjap-ngerjapkan matanya, lalu perlahan membuka matanya dan mencoba menyadarkan dirinya yang baru saja terbangun dari alam mimpi. Dia terdiam sejenak, menatap langit-langit dari kamarnya. Namun, keningnya seketika mengerut saat dia tahu dimana dirinya sekarang. “Loh, kok di kamar sih? Perasaan semalam...” Reina terdiam, dia rasa semalam dirinya masih berada di mobil, sedikit berperang seperti biasa dengan Rakabumi sebelum akhirnya dia memilih diam karena lelah berdebat dengan pria itu. Dan, sepertinya dia ketiduran sehingga berada disini sekarang. Dia juga yakin, yang membawanya kesini pasti Rakabumi. Lagipula, siapa lagi kalau bukan pria itu? Reina beranjak, menurunkan kakinya ke lantai berniat pergi untuk mengambil air wudhu karena sudah waktunya dia melaksanakan salat su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN