Part 25

2145 Kata

Kana berjalan kearah ruang lab yang berada di ujung lorong ini. Pikiran Kana masih terus di hantui dengan pertengkaranya bersama Sophie beberapa waktu yang lalu. Walau, Sophie sudah melupakan semua pertengkaran mereka tapi hati Kana masih saja menolak semua ucapan Sophie tentang dirinya yang egois dan keras kepala. “Guten Morgen, Fräulein Pramudyanto![1]” seru seseorang membuyarkan lamunan Kana. sosok wanita tua yang di balut jas lab berjalan kerah Kana. ia tersenyum melihat Kana yang begitu bersemangat pagi ini. “Guten Morgen, Professor Smith,” sahut Kana. Wanita itu –Maria Smith yang tak lain adalah salah satu guru besar yang menyarankan Kana untuk terlibat dalam penelitian.- mengulurkan tangan kanannya, walau ragu Kana membalas uluran tangan tersebut. “Alles Gute zum Geburtstag![2]”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN