Setelah melalui waktu yang cukup panjang, Jio dan Tiara memutuskan kembali membahas perihal pernikahan mereka yang sempat tertunda cukup lama akibat kemelut ego yang tinggi. Bulan syawal. Dua hari setelah lebaran, akan menjadi hari bersejarah untuk keduanya. Pun Jio juga sudah banyak berbicara pada sang ibu yang sudah memberinya restu sejak awal. Berdiskusii pula dengan pihak keluarga Tiara, termasuk Qiara. “Uhmm.. yang lagi happy” Ziyan menyenggol satu bahu Jio yang sedang membereskan barang, bersiap untuk pulang ke rumah. Wajah Jio bersemu kemerahan “Iya, dong” Ia menutup ranselnya. Packing selesai. Menepuk satu bahu Ziyan yang jauh lebih tinggi darinya “Jatuh cinta dan segera halal... emang segila itu”. Ziyan terkekeh “Lo

