"Kamu kenapa? Ayo, udah selesaikan belanjanya?" tanya Darren menepuk bahu Aquena yang terdiam "Ah iya, ayo," sahut Aquena lalu berjalan terlebih dahulu meninggalkan Darren dibelakangnya Aquena berdiri mengantre untuk membayar belanjaannya, setelah orang didepannya selesai membayar barulah Aquena berjalan mendekat kearah kasir. Jari telunjuk Aquena mengetuk-ngetuk permukaan meja kasir, entah kenapa hatinya merasa tidak tenang setelah pertemuannya dengan Xander tadi. "Aquena, hei!" Darren menepuk pundak Aquena karena wanita itu melamun dan tidak mendengar kasir yang sedang memanggilnya "Hah iya, kenapa?" tanya Aquena linglung "Kamu kenapa sih, ngelamun aja daritadi aku liatin," ujar Darren "Kamu yang bayar apa aku?" tanya Darren "Aku saja," lalu Aquena mengeluarkan beberapa lem

