"Siapa?" tanya Aquena menaikkan sebelah alisnya menatap wanita yang berdiri diambang pintu masuk Aquena sempat mematung karena terkejut akan suara wanita yang tiba-tiba menyela. Menatap penasaran wanita didepannya itu. "Enggak perlu tahu, yang pastinya saya disini untuk melihat kinerja anak buah saya," sahut wanita yang bercadar itu menatap datar kearah Aquena "Ya gue harus tau dong, ini gue enggak tau apa-apa kenapa diiket kayak gini? Udah kayak korban penculikan aja gue," sahut Aquena menatap balik wanita itu "Ya kamu memang korban penculikan Aquena!" tekan wanita itu "Mau nanya deh, untungnya nyulik gue tuh apa sih? Heran gue, lepasin aja udah enggak guna juga gue disini," sahut Aquena santai seolah-olah melupakan ketakutannya kemarin. "Untungnya bagi saya adalah kamu terpisah k

