Pergi lagi

1049 Kata

*Happy Reading* Arletta sekuat tenaga menahan dirinya agar tak menghambur ke arah Bunda Reen yang sudah terkulai tak sadarkan diri di lantai. Berusaha memaku kakinya agak tak bergerak membantu ayah Yudis dan Gina yang langsung panik meraih Bunda Reen. "Bunda! Bunda! Bunda bangun!" Gina menangis tergugu sambil mencoba membangunkan ibunya. "Reen! Sayang? Bangun! Aku mohon." Pun Ayah Yudis di samping Gina. Arletta masih menahan diri. Menulikan telinganya dan mencoba buta pada pemandangan di hadapannya. Meski kedua tangannya sudah mengepal di sisi tubuh hingga memutih. Arletta bahkan segera menahan Elkava yang juga ingin menolong Bunda Reen. "Kak Ale? Kenapa kakak diam saja? Ayo bantu Bunda, Kak." Gina mencoba menegur kakak iparnya. "Aku bukan lagi menantu keluarga ini. Jadi, untuk ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN