*Happy Reading* "Saya gak mau tahu, El! Pokoknya kamu harus menikahi Gina secepatnya!" seru Ayah Yudis tiba-tiba. Loh! Loh! Kok malah jadi begini? "Maaf Om, saya tidak bersedia!" sambar Elkava cepat, seraya bangkit dari tempat tersungkurnya tadi akibat pukulan Ayah Yudis. "b******n! Setelah apa yang sudah kamu lakukan pada Gina, bagaimana mungkin kamu bilang tidak bersedia?" Ayah Yudis kembali murka. "Sudah saya bilang, Om. Ini tidak seperti yang Om lihat." "Halah bulshit! Maling mana ada mau ngaku!" "Tapi saya beneran gak melakukannya, Om. Om hanya salah paham!" "Salah paham bagaimana? Jelas-jelas saya lihat kamu hampir meremehkan putri saya barusan!" Degh! Apa? Meremehkan? "Itu tidak benar!" bantah Elkava cepat. "Saya tidak pernah melecehkan putri Om. Bahkan punya niat pun t

