BAB 41

1188 Kata

Acara akad nikah itu mundur hingga dua jam dari rencana awal berkat tragedi menegangkan sebelumnya. Untung saja Alvaro masih hapal dengan kalimat yang harus ia ucapkan saat bersalaman dengan papa Renata. Dengan sekali tarikan napas, kalimat itu meluncur dengan lancar dari bibir pria tiga puluh tahun tersebut. Beberapa orang bahkan mengira jika Alvaro menggunakan contekan saat mengucapkan janji suci tersebut. Namun tidak, ia benar-benar menghapalnya diluar kepala. Rasanya begitu lega saat ia telah berhasil menyelesaikan kalimat yang selama beberapa minggu ini selalu ia ulang dalam benaknya. Rasa lega semakin bertambah saat Renata dituntun keluar oleh Gita serta Adelia untuk menemuinya. Penampilan mereka pun telah kembali rapi, meski kepala Renata yang kini tertutup oleh hijab dibawahnya ju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN