Dihari-hari selanjutnya, Renata kembali semakin menyibukkan diri di rumah sakit. Dokter itu seolah enggan memiliki waktu luang agar pikirannya tidak kembali terganggu. Dan seperti yang ditakutkan oleh Alvaro, Renata benar-benar menaikkan tensi waspadanya dalam berhubungan dengan lawan jenis. Jika sebelumnya ia masih mau menemui pria-pria yang dikenalkan oleh Adelia atau sekedar keluar makan bersama dengan Jonathan yang selalu mengejarnya, kini Renata menutup semua akses itu. Ia bahkan berhenti berhubungan dengan Andreas, padahal mereka cukup dekat akhir-akhir ini. Renata kembali takut untuk membuka hatinya. Hanya ada satu pria dalam hidup Renata selain sang papa dan adik yang ia izinkan mendekat, yaitu sang sahabat, Alvaro Renjana. Entah sampai kapan benteng pertahanan gadis itu akan ter

