“Tolong barang-barang yang besar diangkut dulu ya, pak! Nanti printilan yang kecil-kecil belakangan aja.” Suara memerintah dengan nada kalem itu terdengar dari sebuah rumah yang saat ini tengah terlihat cukup sibuk. Mumpung sedang libur, Alvaro menyempatkan diri untuk memindahkan perabotan rumahnya ke tempat lain. Rencananya ia akan segera menjual rumah yang hampir tiga tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya tersebut. Hal ini didasari pada rasa lelah Alvaro yang tak lagi merasa nyaman dirumahnya sendiri sejak mantan tunangannya selalu datang kesana. Alvaro bisa saja tetap mengabaikannya serta bermain kucing-kucingan dengan Daisy, namun ia enggan membuang-buang waktunya hanya untuk sekedar mngetahui wanita itu ada disekitarnya. Sambil mengawasi para pekerja memindahkan perabotan, Alv

