“Minum dulu!” Alvaro mengulurkan botol yang sebelumnya ia gunakan. Renata menerimanya dan langsung meneguk cairan bening didalamnya beberapa kali. “Ah, mata gue bakalan panas banget nih abis ini!” keluh Renata masih membersihkan pipinya. “Mau dibeliin es buat kompres?” tanya Alvaro menawari. “Gak usah. Ntar kalau udah gak enak banget aja baru di kompres.” Jawab Renata seraya mengembalikan botol minum pada Alvaro. Keduanya kemudian terdiam selama beberapa saat. Netra mereka memandangi sekeliling, kearah orang yang berlalu lalang. Banyak keluarga yang memang sedang berlibur bersama. Mereka terlihat begitu bahagia menjajal setiap wahana, atau bahkan hanya berjalan-jalan sambil menikmati jajanan yang dijual. Renata pun tersenyum miris menyaksikan hal itu. “Dulu keluarga gue juga pernah ka

