BAB 24

1523 Kata

Matahari segera berganti tugas dengan sang rembulan. Semburat sinar jingga diufuk barat mulai meredup dan sayup-sayup suara adzan maghrib terdengar dari berbagai sudut bumi ibukota. Sebagian orang juga terlihat tengah bersiap-siap menuju masjid untuk beribadah, sementara sebagian lainnya sedang berkutat dengan kemacetan jalanan dan berharap untuk segera mencapai rumah dan beristirahat. Renata yang lengannya tengah ditarik oleh Alvaro keluar dari rumahnya masih terlihat pasrah. Air muka gadis itu menampakkan rasa sedih, kecewa, sekaligus marah menjadi satu. Perasaannya terguncang akibat masalah yang bertumpuk-tumpuk beberapa hari ini. Belum lagi ia juga mulai menyesali kalimat yang menurutnya cukup kasar untuk disampaikan oleh seorang anak pada orang tua. Meskipun kalimat itu memang benar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN