Memilikimu memang adalah hal terindah yang pernah ku rasakan,namun memang benar kata orang memilikimu tak seindah saat berjuang mendapatkanmu.
Happy Reading❤️
Terlihat ada sebuah mobil yang berhenti di depan porpes dan itu adalah kirana seorang kaka Fatih.
"Pagi umi,"ucap kirana menc*um punggung tangan umi.
"Kirana ada apa kesini,"ucap umi.
"Ini umi,kirana cuma mau main sama Rara,"ucap kirana.
"Owh Rara,dia sedang di belakang lagi nangis karna kan besok Rara nikah sama Reyhan,"ucap Umi.
"Di belakang lagi ngapain umi?,"ucap kirana.
"Biasa masih menangisi kepergian adikmu itu,cinta mereka begitu besar hingga Rara tak mampu melupakan Fatih,"ucap Umi.
"Astagfirulah,kalau gitu kirana mau nyusul Rara kebekalang yah Umi,"ucap Kirana di angguki Umi.
Sesampai di belakang porpes tepatnya di makam Fatih.
Terlihat Rara baru saja selesai membaca surat yasin dan ia sedang menangis melihat makam Fatih.
"Astaga,Rara kaka mohon relain Fatih pergi Ra,"ucap Kirana yang melihat Rara dengan air mata yang sudah mengalir di wajahnya.
"Enggak kak,sampai kapanpun Rara tetap akan mencintai Fatih,sampai m*ti pun Rara akan tetap mencintai Fatih,"ucap Rara.
"Ingat Ra,besok adalah hari pernikahanmu dengan Reyhan,kaka mohon kamu lupain Fatih,"ucap Kirana.
"Enggak kak,Rara pengen Fatih tau bahwa dengan cara ini Fatih meny*ksa Rara dengan kepergiannya itu,"ucap Rara.
"Jangan bodoh Rara,jangan bodoh karna cinta,justru dengan cara kamu itu yang membuat Fatih ters*ksa di alam sana,"ucap Kirana.
"Iya,Rara,kalau kamu sayang sama Fatih dan mau dia bahagia di alam sana coba kamu lupain dia dan belajar mencintai Reyhan,"ucap Lisa.
"Iya Ra,besok kamu akan menjadi milik Reyhan seutuhnya,"ucap Saskia.
Rara pun memeluk Kirana.
"Rara janji kak,Rara bakal lupain Fatih secepatnya biar dia bahagia di atas sana,"ucap Rara.
"Iya Ra,"ucap Kirana.
Lisa dan Saskia pun ikut memeluk Kirana.
•••
"Emm kalau kita dah nikah kamu mau kan tinggal di rumah aku,"ucap Reyhan.
"Iya aku mau kok,"ucap Rara.
•••
Keesokan harinya.
Terlihat pesta yang begitu mewah ya pesta apa lagi selain pesta pernikahan Rara dan Reyhan.
Sahh!!!
Terdengar begitu jelas,bahwa sekarang Reyhan dan Rara sudah resmi menjadi sepasang suami istri.
Dan kini terlihat mereka sedang berfoto-foto dan terlihat Reyhan begitu bahagia dengan pernikahannya itu,karna dengan itu ia bisa bebas dari porpes
Tidak butuh waktu lama kini Rara sudah sampai di rumah Reyhan,dan Reyhan tinggal di apartmen.
Ia senggaja membawa Rara ke apartmen miliknya karna dengan itu ia bisa terjun lagi kedunia Gengsternya itu.
"Kak Reyhan mau kemana,"ucap Rara yang melihat Reyhan sudah memakai jaket hitam dan sudah menggambil kunci motor ninjanya.
"Diem lo disini,"ucap Reyhan dengan nada membentak dan membuat Rara menundukan kepalanya.
"Dan inget gue gak pernah mencintai lo sedikit pun itu,bahkan setetes aja itu enggak,"ucap Reyhan.
"Terus omongan kaka waktu itu apa,"ucap Rara.
"Itu hanya omongan aja dan lo diem disini jangan keluar sampai gue pulang,gerti kalau enggak siap-siap aja nyawa smrik.
14:00
"Hmm ngapain yah,kok aku bosen banget,"ucap Rara melihat sekeliling dan terlihat apartmennya begitu berantakan lantai yang lengket,piring kotor yang menumpuk,baju cucian juga menumpuk,dan debu begitu sangat banyak.
"Hmm ternyata ini yang buat aku gak nyaman tinggal disin,gak ke urus banget apartmen nya,"ucap Rara beranjak dari tempat tidur dan mulai membereskan semuanya.
Tak butuh waktu lama sekarang apartmen yang tadinya kotor menjadi sangat bersih dan Rara menyemprotkan pengharum ruangan.
"Hmm wangi banget,tumben apartmen lo bersih banget,"ucap Reza dan teman teman yang lainya karna Reyhan membawa seluruh anggota Gengsternya masuk kedalam apartmennya,berbeda dengan Farhan dan Rean mereka sudah menjadi kyai di sala satu porpes,mereka memang sudah bertaubat bukan seperti Reyhan yang malah ingin terjun kembali ke masa lalunya itu.
Untung saja Rara berada di kamar dan tak terdengar sedikit pun suara dari ruang tamu,walaupun di ruangan tamu ada 20 orang kurang.
Bersambung...