BAB 2_ TIDAK BISA MENGAJI 18+

519 Kata
Note:di percepat aja yah soalnya gak rame kalau di porpes terus,dan gk bakal yambung kalau tempatnya cuma di porpes doang. Sungguh baru pertamakalinya Reyhan memasuki masjid sungguh ia telah melupakan sang pencipta. Farhan dan Rean juga baru pertama kali memasuki masjid karna terlalu asik dengan dunia hingga melupakan semua kewajiban mereka,ya lebih tepatnya terlalu asik dalam dunia Gengster dan dunia pergaulan bebas. "Hukumannya kalian harus membantu Rara mengajar anak-anak mengaji,"ucap ustadz. "Kita gak bisa ngaji,bahkan kita aja baru pertama kali masuk masjid,"ucap Mereka bertiga bersamaan. "Astagfirulah umur kalian berapa,"ucap Ustadz. "Emm 19 tahun,"ucap mereka kompak. "Benar kalian sudah melupakan sang pencipta,apa kalian tau siapa yang menciptakan dunia ini,"ucap ustadz. "Alhamdulilah,Enggak ustadz,"jawab Rean. "Astaga nama sang pencipta saja kalian gak tau,"ucap Saskia. "Saskia Rara kalian ajarin mereka mengaji,"ucap Ustadz. "Baik abi,"ucap saskia dan Rara bersamaan. "Kalau begitu abi pergi dulu,"ucap ustadz pergi meninggalkan mereka. "Hahaha,badan aja besar ngaji gak bisa,"ledek anak-anak yang terlihat sedang tertawa melihat mereka. "Astagfirulah,kalian jangan begitu yah,"ucap Rara. Mereka pun mengaji bersama-sama. ••• "Umi sudah menjodohkan Rara dengan seseorang agar Rara,bisa melupakan Fatih,cintanya yang berujung kesedihan,jujur pasti Rara masih tidak merelakan jika Fatih itu sudah meninggalkannya satu tahun yang lalu dan ia akan kehilangan Fatih untuk selamanya,"ucap Umi. "Karna peristiwa itu untung saja Rara tak ikut waktu itu,jika ia ikut mungkin ia juga akan bernasib seperti Fatih,"ucap Umi. "Lebih baik waktu itu Rara ikut Umi,Rara rela m*ti asal terus bersama dengan Fatih,"ucap Rara yang mendengarnya. "Sudahlah Rara,terima perjodohannya satu tahun lagi kamu akan di jodohkan dengan Reyhan,"jawab abi. "Apa dia akan menerima aku abi,"ucap Rara. "Pasti dia akan menerima mu,"jawab abi. ••• 1 tahun kemudian... Farhan sudah menikah dengan Saskian dan Rean sudah menikah dengan Felisa,beda dengan Reyhan dan Rara yang masih saja malu-malu untuk mendekat dan lebih tepatnya mereka sedang menjalani kisah cinta dalam diamnya itu. Pagi hari ini Rara terlihat sedang memasak untuk abi dan uminya karna hari ini abi ada kegiatan di balai kota jadi sangat tidak tega kalau abi tak makan apa lagi perjalanan jauh. "Pagi Ra,"ucap Saskia berjalan dengan sangat terhati-hati. "Loh,kamu kenapa jalannya aneh gitu,"ucap Rara,umi yang melihatnya hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Hehe,Semalam aku abis olah raga malam,"ucap Saskia. "Emang ada olahraga malam,bukannya olahraga itu di waktu siang,sore dan pagi yah,"ucap Rara. "Emm,nanti juga kamu tau gimana olahraga malam kalau udah nikah sama Reyhan,"ucap Saskia. "Owh iya deh kalau gak mau kasih tau,"ucap Rara. "Aduh Rara terusin aja masaknya nanti gosong gimana kan sayang,"ucap Lisa. "Rara mending kamu ke tempat Reyhan,biar Umi aja yang terusin masaknya,"ucap Umi. "Owh baik Umi,kalau gitu Rara pamit yah,"ucap Rara pergi ke tempat Reyhan. Terdengar suara yang begitu merdu dari masjid,dan terlihat ada 3 orang laki-laki tampan yang sedang mengaji bersama,yaitu Reyhan,Farhan dan Rean. "Assalamualaikum,"ucap Rara,Saskia dan Lisa. "Waalaikumsalam,"ucap mereka kompak. "Kenapa masih sakit Hmm,"ucap Farhan. "Iya lah,"ucap Saskia dan Lisa yang mendengarnya hanya tersenyum. "Emm Farhan emang olahraga malam itu kek gimana yah,"ucap Rara. "Essh,gak boleh kepo soal itu sayang,"ucap Reyhan. "Rasain aja yang bakal gue lakuin sama lo,kalau kita udah nikah nanti gue bakal buat lo menderita,karna lo gue menderita hidup di porpes ini,"lirih Reyhan dalam hatinya. Bersambung...
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN