Anis menunduk menatap hp-nya, berusaha untuk mencari beberapa buah yang sama atau mencari lima pasang buah agar menjadi bom. Eittsss... bom mainan, kok. Wanita itu tengah memainkan game Fruits Bomb melalui aplikasi ponselnya. Ia mendapatkan rekomendasinya dari Pebri dan ia tidak menyesal mendownload-nya. Permainan itu memang sangat menghibur kala ia tak sedang melakukan apapun. Seperti saat ini, ia hanya bisa duduk diam diatas kursi roda yang tengah didorong Fikri. Anis meminta kekasihnya itu untuk membawanya ke taman rumah sakit. Ia merasa bosan harus duduk seharian di kamar inapnya, maka dari itu ia memutuskan untuk berjalan-jalan saja. Lagian, kondisinya juga tidak parah-parah amat. Toh, nanti sore juga sudah pulang. Fikri menghentikan dorongannya disamping bangku taman yang terbuat da

