"Loh Anis?" Anis berbalik, menatap seseorang yang memanggil namanya. "Belum pulang?" lanjut seorang pria di belakangnya. "Belum, Om. Masih nunggu Bang Fikri." Anis tersenyum ramah menanggapi pertanyaan pemilik restoran dimana ia bekerja paruh waktu. Om Felix, pemilik restoran itu. Sekaligus pamannya Fikri. "Ohhh... Tumben telat dia jemput?" lanjut Om Felix yang sedang mengunci restorannya. "Iya, tadi Bang Fikri jemput Embun dulu, Om. Dia ada tugas dikampusnya sampai malam." "Ooo... gitu. Ini udah jam 11 malam. Om temani kamu tunggu keponakan om satu itu." Ujar Om Felix sambil duduk di bangku samping Anis. "Aduh, Om. Malah ngerepotin." "Gak apa-apa." Ujar Om Felix yang kemudian mengeluarkan ponselnya. "Ehmmm... om perhatikan, sepertinya Fikri sering telat jemput kamu, ya?" Tanya Om Fe

