Part 14 Arga, Dua Wanita Penurut

922 Kata

"Aku pulang dulu," pamitku pada Hasna yang masih bergelung dalam selimut. Perlahan kelopak matanya terbuka. "Kenapa buru-buru sekali?" Hasna menahan lenganku. "Ini sudah pagi, Sayang. Nanti istriku akan mencariku ke kantor kalau aku belum pulang juga." Aku memberi penjelasan pada Hasna yang kini telah resmi menjadi kekasihku. Semalam aku menginap di hotel bersamanya. Kami menghabiskan malam panas berdua. Ku rasa, aku memang sudah jatuh cinta padanya. Terbukti saat semalam aku menggaulinya, ternyata dia sudah tak perawan. Tapi entah mengapa aku begitu menikmatinya. Tak ada sedikitpun penyesalan dalam hatiku setelah melakukannya. "Tapi, Mas benar mau carikan aku tempat tinggal, 'kan?" tanya Hasna dengan tatapan penuh harap. "Iya, Sayang. Kamu tenang saja, asal kamu jadi gadis penurut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN