bc

IMPERFECT MARRIAGE

book_age16+
1.9K
IKUTI
13.9K
BACA
revenge
fated
scandal
goodgirl
drama
bxg
city
wife
husband
friends
like
intro-logo
Uraian

Tidak ada yang sempurna didunia ini. Kehidupan yang kita jalani akan terlihat sempurna di mata orang lain. Karena sejatinya manusia hanya ingin menampakan hal-hal yang baik saja dihadapan orang lain. Tak ada seorangpun yang ingin terlihat cacat dimata orang lain. Sandiwara pun dilakukan demi terlihat sempurna.

chap-preview
Pratinjau gratis
Part 1 Kejutan
Menjadi seorang ibu rumah tangga adalah peran yang sedang di nikmati oleh Latisha Indira. Memiliki seorang suami yang mapan dan tampan serta penuh perhatian dan kasih sayang. Setelah lima tahun bersabar menanti kehadiran momongan, akhirnya di tahun ke enam mereka dikaruniai seorang putri kecil nan cantik. Kini usianya sudah empat tahun, itu berarti sepuluh tahun sudah ia membina rumah tangga dengan Arga Dewantara. Rumah mewah, mobil mewah, harta melimpah menjadi pelengkap sempurnanya rumah tangga yang mereka bangun. Arga merupakan seorang pengusaha sukses. Tisha sendiri adalah anak dari salah satu pejabat di negri ini. Selain menjadi ibu rumah tangga, Tisha juga memiliki beberapa butik di beberapa Mall di Ibukota. Namun ia sudah menyerahkan kendali usahanya pada orang kepercayaanya. Tisha hanya ingin fokus mengurus anak dan suaminya. Di tengah kesibukannya menyiapkan sarapan untuk anak dan suami tercinta, sepasang lengan kokoh mendekapnya dari belakang. Aroma parfum maskulin menyeruak ke dalam indra penciumannya. Kecupan mesra mendarat di pipi mulusnya. "Masak apa sayang." Arga berbisik di telinga Tisha. "Cuma sarapan biasa Mas." Jawab Tisha dengan senyum merekah. "Pasti rasanya luar biasa." Ucap Arga yang semakin mengeratkan pelukannya. "Hm.." Tisha mengedikan bahunya. Kemudian berbalik menghadap suaminya dan mengecup bibirnya singkat. Setelah itu ia mulai menyajikan menu sarapan yang ia buat. Senang sekali melihat suami dan anaknya makan masakannya dengan begitu lahap. "Sayang, nanti sore aku berangkat keluar kota. Nanti dari kantor aku langsung berangkat." Ucap Arga di sela-sela makannya. "Lagi? Mas kan baru pulang semalam." Tisha menatap heran pada suaminya. Padahal besok adalah ulang tahun pernikahannya yang ke sepuluh. Ia ingin merayakannya namun Arga masih sibuk dengan pekerjaannya. "Sebenarnya pekerjaanku belum beres di sana. Tapi aku sudah sangat merindukanmu, jadi aku pulang sebentar." Ucap Arga dengan mengerlingkan matanya. Seketika wajah Tisha memerah. Suaminya memang sudah seminggu di luar kota. Dan semalam Arga pulang kemudian melepas rindu dengannya. "Papa tidak rindu denganku?" Protes Alyta, putri kecil mereka yang sejak tadi mereka abaikan. Arga langsung meraihnya ke atas pangkuannya. "Tentu saja Papa juga rindu sama kamu sayang." Arga menciumi putrinya dengan gemas. Alyta pun tertawa kegelian dengan ciuman sang Papa. Tisha tersenyum melihat tingkah suami dan putrinya tersebut. "Padahal aku mau masak rendang buat kamu Mas." Ucap Tisha saat mengantar suaminya ke depan rumah. "Kau membuatku berat melangkah sayang. Kau tau aku sangat suka rendang buatanmu. Dan kau tega membuatnya saat aku harus pergi?" Tisha tertawa dengan wajah memelas suaminya. "Ya sudah, nanti kalau Mas pulang aku akan masak rendang lagi." Kemudian Arga berangkat menuju kantornya sekaligus mengantar Alyta ke sekolahnya. ??? Karena sudah terlanjur menyiapkan bahan untuk memasak rendang kesukaan suaminya, akhirnya Tisha pun melanjutkan acara memasaknya. Saat tengah memasak, ia teringat bahwa suaminya akan berangkat nanti sore. Ia pikir sebaiknya ia mengantarkan rendang buatannya ke kantor saja. Bisa untuk makan siang atau di bawa untuk bekal di luar kota. Pukul sebelas siang, Tisha sudah berada di loby gedung kantor suaminya. Semua karyawan menyapa ramah padanya. Tisha pun membalas sapaan mereka dengan ramah pula. Sampai di depan ruangan sang suamj Tisha bertemu dengan Mala sekretaris suaminya. "Selamat siang Bu Tisha." Sapa Mala ramah. "Siang Mala. Bapak ada di dalam?" Tanya Tisha sambil tersenyum. "Ada Bu, silahkan masuk." Ujar Mala kemudian. Tisha pun masuk sambil membawa kotak berisi rendang buatannya. Namun sepertinya Arga tak menyadari kalau Tisha sudah masuk. Posisi Arga menghadap jendela sambil menelpon seseorang. Tisha pun berinisiatif mengejutkannya. Ia perlahan mendekati suaminya. Namun seketika langkahnya terhenti saat ia mendengar ucapan suaminya pada seseorang yang tengah ia hubungi. "Iya sayang aku ngerti. Ini juga aku usahakan datang nanti sore. Aku sudah kasih Tisha alasan kalau aku mau keluar kota." "Brakkk." Rendang dalam kotak itupun jatuh tumpah dan berhamburan. Seiring dengan tumpahnya air mata Tisha. Arga pun segera menoleh kebelakangnya. Betapa ia kaget dan panik melihat Tisha berdiri tepat di belakangnya dengan deraian air mata. "Tisha.." Arga segera memeluk Tisha dan menggumamkan kata maaf berkali-kali. "Aku bisa jelaskan semuanya." Ucap Arga gugup. "Jelaskanlah semuanya Mas." Sahut Tisha. Alih-alih menjelaskan, Arga justru terdiam membisu. Dia tidak tau harus bicara apa. Melihat kebisuan suaminya, Tisha pun beranjak pergi dari ruangan tersebut. Dengan langkah pasti, Tisha menghapus jejak air mata di pipinya. Ia tak ingin ada karyawan yang mengetahui bahwa ia telah menangis. Kini ia tau tak ada yang sempurna di dunia ini. Sepuluh tahun pernikahannya tak menjamin ikatan itu menjadi kuat. Nyatanya penghianatan suaminya menjadi kado termahal di ulang tahun pernikahannya yang kesepuluh. ???

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Kali kedua

read
221.4K
bc

Accidentally Married

read
112.1K
bc

Sacred Lotus [Indonesia]

read
54.4K
bc

Stuck With You

read
76.8K
bc

UN Perfect Wedding [Indonesia]

read
81.3K
bc

To Reach You (Carina Love Story)

read
150.1K
bc

Takdir Cinta

read
504.6K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook